Posted by: Hernowo | December 6, 2008

The Basic Concept of Human Design-1

Membaca judulnya agak mungkin ngeri. Tapi isinya dijamin nggak seheboh judulnya.

Semakin banyak merenung tentang hidup dan kehidupan, semakin banyak pertanyaan yang terkadang sangat sulit untuk memperoleh penjelasan. Dan pertanyaan yang saya rasakan paling sulit untuk mendapatkan jawaban adalah pertanyaan tentang diri saya sendiri, dan manusia secara umum. Kita bisa melihat beberapa contoh sederhana seperti berikut. Dalam banyak kasus, jalan yang salah dan benar itu sangat jelas perbedaannya. Tetapi kenapa masih banyak manusia yang memilih mengikuti jalan yang salah, dan menolak kebenaran? Kenapa kita susah sekali jujur, padahal kita tahu bahwa kejujuran itu sangat baik, dan akan mengurangi beban psikologis kita. Kata para ahli, satu kebohongan akan membebani psikologis manusia. Semakin sering bohong, secara psikologis, manusia akan cenderung sakit.

Kalau kita baca berita di Indonesia akhir-akhir ini, mutilasi kayaknya sedang menjadi trend. Coba bayangkan, kenapa manusia bisa melakukan hal seperti itu? Seorang pria yang kelihatannya baik-baik di rumah baik sebagai suami atau sebagai seorang bapak, ternyata di luar bisa menjadi liar dan melupakan keluarganya. Benar-benar the great pretender. Tapi bukan hanya pria lho. Wanita juga sama saja. Seoarang yang tadinya terlihat amat sholeh, ternyata bisa melakukan dosa besar di saat-saat terakhir dalam hidupnya – Naudzubillah. Di sisi yang lain, seorang yang sewaktu mudanya sudah melakukan semua dosa yang disebutkan dalam kitab suci, ternyata menjelang akhir hidupnya berubah total menjadi manusia yang sangat sholeh – Subhanallah. Dan masih banyak lagi pertanyaan yang berkecamuk di kepala begitu saya memikirkan tentang manusia.

Semua pertanyaan itu membawa saya kepada sebuah pertanyaan: bagaimana Allah mendesign mahluk yang namanya manusia? Sebagai seorang yang pernah belajar di sekolah pertukangan di Bandung (ITB), saya diajarkan bahwa untuk memahami sesuatu, salah satu yang harus dilakukan adalah memahami design dari sesuatu tersebut. Ketika saya ingin memahami sebuah software komputer (seperti jurusan yg saya ambil), maka kita harus memahami bagaimana design dari software tersebut. Pemahaman tentang design ini akan mempermudah kita mendapatkan penjelasan tentang perilaku, serta akan sangat membantu kita untuk mengubahnya.

Orang bijak bilang bahwa segala sesuatu itu diciptakan dua kali, penciptaan fisik dan penciptaan mental. Begitu juga manusia. Ini juga dijelaskan pada psikoloi perkembangan. Pada tahap awal, manusia berkembang dengan menfokuskan pada pemantakan perkembangan fisiknya. Baru setelah fisiknya mulai kuat, perkembangan mentalnya mengikuti. Tetapi tahap-tahapnya akan berbeda satu sama lain. Makanya jangan heran kalau kita sering melihat manusia yang secara fisik masih “anak-anak”, tetapi secara mental sudah cukup dewasa. Demikian sebaliknya. Ada orang yang secara umur udah tua, tetapi secara kejiwaan tidak terlihat dewasa.

Design fisik manusia sangat penting dalam dunia kesehatan. Dengan memahami design fisik manusia, kita bisa lebih mudah memperbaiki kerusakan yang terjadi. Ilmu kedokteran lebih bayak berkembang dari sini. Saya lebih tertarik untuk melihat design Allah pada penciptaan mental manusia. Menurut saya, misteri yang ada di dalamnya sungguh sangat menarik.

Banyak pendapat tentang hal ini, mulai dari teory psikologi, biologi, sampai dengan ajaran para ulama. Dengan menggabungkan semua narasumber tersebut, kita dapat menyederhanakannya sbb: ada 4 komponen utama dalam penciptaan mental manusia, yaitu akal, insting, indera, dan kalbu.  Penjelasan masing-masing komponen bisa dibaca pada posting selanjutnya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: