Posted by: Hernowo | January 2, 2009

Bocah Cilik di Depan Bombay Restauran

Malam ini seperti sering saya lakukan pada malam-malam sebelumnya, saya mampir ke Bombay Restauran di depan Hotel Sheraton Saigon. Bombay Restauran merupakan salah satu dari 4 restauran langganan saya untuk makan siang maupun makan malam. Seringkali bosan memang, tapi saya tidak banyak punya pilihan. Hanya ada 4 restauran yang memasang label halal di Distrik 1 Ho Chi Minh City yang saya tahu. Mencoba restauran lain bisa saja, tapi agak beresiko. Sekali lagi, makanan Halal adalah sesuatu yang cukup sulit di kota yang dulu bernama Saigon. Saya memilih untuk “setia” pada restauran-restauran ini, sampai saya bener-bener bosan. Paling tidak sampai saat ini saya masih berusaha untuk menikmati.

Tidak seperti pada malam-malam sebelumnya, malam ini ada seorang anak kecil yang bergelayutan di jok sepeda motor dekat meja tempat saya duduk. Di Saigon, banyak sekali trotoar yang dipakai sebagai tempat parkir sepede motor. Salah satunya di depan Bombay Restauran. Saya sengaja memilih tempat duduk di luar sambil menikmati sejuknya udara Saigon. Dengan bahasa Vietnam yang saya tidak paham, dia meminta uang kepada saya. Kebetulan saya sendirian saja – seperti biasanya juga. Saya ambil uang pecahan 10.000 dong di kantung baju saya dan saya berikan ke dia. Dia kembali bergelayutan di jok sepeda motor sambil bernyanyi-nyanyi kecil. Kelihatannya dia senang sekali dengan pemberian saya yang tidak seberapa. Entah kenapa, melihat wajahnya yang ceria, terselip kebahagiaan di hati saya, yang berbeda dengan kebahagiaan ketika membaca slip gaji bulanan, jalan-jalan ke museum, dll.  Kebahagiaan yang berbeda dengan yang saya rasakan ketika saya memberikan uang kepada 2 orang bapak tua yang sangat setia menunggui masjid besar Saigon di samping Hotel Sheraton. Mungkin ketulusan dan keluguan di wajahnya menularkan emosi positif ke dalam hati saya.

Tidak lama berselang, 4 orang yang duduk di depan saya selesai makan, dan meninggalkan meja. Si bocah langsung menghampiri meja makan tersebut sebelum pelayan rumah makan sempat membersihkannya. Tanpa saya duga, dia mengambil botol kemasan yang tadinya berisi teh, yang baru saya diminum oleh tamu di depan saya. Dia periksa isinya, dan memang masih ada seperempat botol. Dengan wajah yang ceria, dia meminum sisa teh dalam botol tersebut. Dia memimum sisa teh itu dengan lahapnya, sambil terus tersenyum menatap saya. Tidak ada keluhan terlihat di wajahnya. Juga kesedihan, apalagi kemarahan. Wajahnya yang lugu dan senyumannya yang tulus benar-benar memberikan pelajaran berharga bagi saya tentang makna bersyukur.

Entah kenapa, tiba-tiba sekilas terlintas perjalanan hidup saya, sampai saya berada di Bombay restauran Saigon malam itu. Tanpa terasa, saya meneteskan air mata, setelah menyadari betapa besar kasih sayang yang telah Allah berikan kepada saya. Tetesan air mata yang justru membuat hati saya merasa begitu damai. Serasa hilang semua beban kerja, kebosanan, kesedihan, keluhan, ketidakpuasan, dsb. Tentu saja terlalu besar yang Allah sudah berikan ke saya, bila dibandingkan dengan selembar uang 10.000 dong dan sisa teh di botol yang dinikmati bocah kecil Vietnam malam itu. Tapi mungkin saya malah tidak mensyukuri nikmat Allah tersebut setulus si bocah Vietnam. Saya panggil bocah itu kembali. Masih ada sebatang pisang yang memang belum saya sentuh. Saya berikan ke dia bersama dengan beberapa lembar uang pecahan Vietnam dong yang ada di saku saya, sebagai rasa terima kasih saya atas pelajaran dan ilmu yang dia berikan ke saya malam itu. Sekali lagi, dia menerimanya dengan ceria sambil melompat-lompat kecil, tanpa menyadari bahwa dia telah memberikan pelajaran yang sangat berharga kepada seorang pelancong Indonesia yang sedang berusaha mencari makna hidup yang sesungguhnya. Saya pulang malam itu ke rumah sambil merenung di sepanjang perjalanan. Ternyata Allah menegur dan memberikan palajaran kepada kita dari arah yang terkadang tidak terduga.

My Gia B14, dalam kesunyian kamar tidur lantai 2 – January 02, 2008


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: